| Abu ‘Ubaidah Ibnul Jarroh Radhiyallohu ‘anhu |
| Apr 11th 2011, 9:56 pm: |
ramsol2010 
 Forum posts: 230 Joined: Sep 14th 2010 View Profile Send Message
|
Abu ‘Ubaidah Ibnul Jarroh Radhiyallohu ‘anhuSuatu ketika di tengah berkecamuknya perang Badar, Abu Ubaidah harus berlari kesana-kemari menghindari kejaran ayahnya yang berada di barisan pasukan kafir Quraisy. Semakin mengelak, justru ayahnya semakin bernafsu memburu Abu Ubaidah. Hingga tak ada pilihan lain. Maka akhirnya dia pun memutuskan untuk menghadapi ayahnya. Pertempuran Badar yang sengit, menjadi saksi bagi kekokohan iman Abu Ubaidah. Cintanya kepada Alloh dan Rosul-Nya melebihi cintanya kepada saudara bahkan ayahnya sendiri. Imannya bertambah kuat ketika ujian datang melandanya. Walau hatinya merasa berat, tapi demi menegakkan amanat Alloh dan Rosul-Nya, Abu Ubaidah terpaksa membunuh ayahnya. Dia membunuhnya semata-mata karena kemusyrikan yang ada pada diri ayahnya.
Setelah kejadian ini, Alloh menurunkan firman-Nya yang terdapat dalam Qur’an surat Al-Mujadilah ayat 22 yang artinya: “Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Alloh dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Alloh dan Rosul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau Saudara-saudara ataupun keluarga mereka.”
Ketika pasukan kaum muslimin terpukul mundur oleh serangan kaum musyrikin dalam perang uhud, Abu Ubaidah berlari untuk menghampiri Rosululloh tanpa takut sedikit pun dengan banyaknya lawan dan rintangan. Ia mendapati pipi Rosululloh shlallahu ‘alaihi wa sallam terluka terkena hujaman dua rantai besi penutup kepala beliau, dengan segera Abu Ubaidah berusaha untuk mencabut rantai tersebut dari pipi Rosululloh shlallahu ‘alaihi wa sallam dengan gigitan giginya. Rantai itu pun akhirnya terlepas dari pipi Rosululloh shlallahu ‘alaihi wa sallam. Namun bersamaan dengan itu, gigi seri Abu Ubaidah ikut terlepas dari tempatnya.
Ia pun mengulanginya lagi menggigit rantai besi yang kedua dari pipi Rosululloh, dan terlepaslah rantai itu. Namun kejadian pertama pun terulang, gigi Abu Ubaidah kembali terlepas sehingga ia terlihat ompong karenanya.
Demikianlah kecintaan Abu Ubaidah kepada Rosul-Nya, ia tak akan merasa tenang jika Rosululloh menderita rasa sakit.
Abu Ubaidah Ibnul Jarroh adalah seorang sahabat yang sangat cinta kepada Alloh dan Rosul-Nya melebihi dari segalanya, sehingga ia membenci kekafiran ayahnya bahkan ia pun telah membunuhnya dalam perang badar ketika ayahnya berusaha membunuhnya, hal ini sudah seharusnya menjadi teladan yang sangat baik bagi kaum muslimin untuk mencintai Alloh dan Rosulnya melebihi cintanya kepada keluarga atau orang terdekat bahkan melebihi rasa cinta pada dirinya.
Selayaknya bagi kaum muslimin untuk membenci orang kafir karena kekafirannya, sekali pun itu bapak, anak atau istrinya. Dan menjadi keharusan bagi setiap muslim untuk memberikan kecintaan kepada orang-orang yang mencintai Alloh dan Rosul-Nya serta Islam sebagai agamanya walaupun kita berselisih dengannya, dan memberikan kebencian kepada orang-orang yang membenci Alloh dan Rosul-Nya serta agama Islam, terlebih lagi kepada orang-orang yang membenci para sahabat Rosululloh shlallahu ‘alaihi wa sallam dan kaum muslimin walaupun dia berbuat baik kepada sesama manusia.
Akan tetapi sungguh sangat disayangkan pada zaman sekarang ini, banyak orang yang salah menempatkan kecintaan atau loyalitas mereka kepada orang-orang yang jelas-jelas membenci Alloh dan Rosululloh serta Islam dan kaum muslimin, dan menempatkan kebencian mereka kepada orang-orang yang mencintai Alloh dan Rosululloh serta Islam dan kaum muslimin.
Oleh karena itu, tugas bagi kita semua adalah berusaha untuk menyadarkan mereka, mengajak mereka untuk mencintai Alloh dan Rosul-Nya, serta mencintai orang-orang yang mencintai keduanya, menjadikan mereka sebagai teman setia untuk meraih kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat……. Wallohu a’lam…
(ramsol/fajri) |
|
hubungi admin, atw YM : dolla_indra, atw sms 081363130947, atw BBM : 21B3F8BF.
----------------------------------------------
Bangga Jadi Member CMnet? Tempel ini diblogmu.
Copy paste Script ini
160x600 |